Lindungi Hewan Kesayangan Anda dari Kutu Dan Caplak
10 Apr 2020
Tanyakan kepada pemilik hewan peliharaan apa yang mereka anggap sebagai bagian yang paling membuat frustrasi dari memiliki seekor anjing atau kucing, maka kutu serta caplak akan masuk dalam daftar.
Dari bubuk dan semprotan dan pil, berbagai produk yang tersedia untuk memerangi serangga yang mengganggu ini bisa menjadi jalan yang sulit untuk dinavigasi bahkan untuk pemilik hewan peliharaan yang paling berdedikasi sekalipun. Tetapi memilih produk yang salah atau menerapkannya secara tidak benar bisa berbahaya.
"Anjing dan kucing memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama dalam hal pengendalian kutu dan caplak, dan menerapkan produk yang salah dapat berbahaya bagi hewan peliharaan," kata dr. Ahmad Ridwan, dokter hewan. "Beberapa orang terlalu sibuk untuk membaca label atau mereka hanya membuat produk bingung, terutama jika mereka memiliki lebih dari satu anjing atau kucing."
Karena hanya satu kutu dewasa pada hewan peliharaan dapat bertelur hingga 50 butir sehari, yang dapat berakhir di karpet dan perabotan rumah, penting untuk memutus siklus hidup kutu. Caplak bisa lebih berbahaya daripada kutu karena kemampuan mereka untuk menyebarkan penyakit Lyme, dan demam serta infeksi lainnya pada manusia.
Berikut adalah beberapa tips untuk menerapkan perawatan kutu dan caplak:
* Jangan menggunakan produk pada spesies selain.
* Pilih produk yang mengandung adulticide dan pengatur pertumbuhan serangga. Penggunaa satu-dua kali akan membunuh kutu dan caplak dewasa sambil mencegah telur kutu menjadi dewasa, mencegah berpindah pada manusia.
* Baca dan ikuti semua instruksi pada label produk.
* Perlakukan semua hewan peliharaan di dalam rumah, bukan hanya hewan yang bermasalah dengan kutu saja.
* Lakukan program perawatan dan pencegahan yang berkelanjutan untuk menghindari manifestasi ulang pada hewan peliharaan.


